31 Agustus 2009

MOHON DUKUNGAN



Semua pembaca yang oleh Allah dituntun untuk mampir dan membaca blogku, dalam bulan ramadhan ini September 2009 aku membutuhkan support dari saudara-saudara sekalian.
Aku punya program untuk merenovasi masjid yang ada di tempatku, di tengah masyarakat yang kurang mampu, kondisinya sangat parah dan perlu segera ditangani. untuk itu aku membutuhkan bantuan baik dana, doa ataupun dukungan dari semua yang bersimpati atas proyek ini.



Masjid At-Taqwa ini berada di Desa Sidorejo Kecamatan Jabung Kab. Malang. Satu-satunya Masjid milik Muhammadiyah yang berada di daerah Jabung yang menjadi pusat kegiatan persyarikatan. Sangat membutuhkan uluran tangan dari dermawan sekalian khususnya warga Muhammadiyah maupun umat Islam pada umumnya yang merasa peduli dengan dakwah Islam Partisipasi saudara sekalian sangat berarti bagi kami.
Semoga partisipasi saudara dicatat oleh Allah SWT.
Doakan ya....semoga Allah mempermudah upaya
pembangunannya.

24 April 2009

MATERI SENI RUPA KELAS 9
SMP NEGERI 1 TUMPANG

ALIRAN-ALIRAN DALAM SENI RUPA
Keragaman seni memiliki variasi baik dalam bentuk maupun dalam gaya dan aliran seni. Gaya dan aliran dalam seni sering ditafsirkan secara kurang benar atau kadang-kadang kebalikannya, artinya gaya ditafsirkan sebagai aliran dan sebaliknya aliran ditafsirkan sebagai gaya. Gaya, corak atau langgam ataupun style adalah sebenarnya berurusan dengan bentuk luar sesuatu karya seni, sedangkan aliran, faham atau isme lebih menyangkut pandangan atau prinsip yang lebih dalam sifatnya.


1. NATURALISME
Dalam seni rupa aliran naturalisme adalah suatu faham yang memuja kebesaran alam oleh karena itu bagi kaum naturalis tidak mungkinlah untuk melukiskan bagian alam ini yang jelek-jelek. Lukisan naturalistik selalu menggambarkan keindahan alam sehingga natularisme memiliki sifat idealistic.




Naturalisme melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyata, artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. Basuki Abdullah melukis seorang perawan desa dengan pakaian lusuh justru tampak seperti bidadari. Tokoh Natularisme di Indonesia selain Basuki Abdullah adalah Raden Saleh.

2. REALISME
Realisme adalah suatu aliran yang mempunyai kecenderungan melukiskan segala sesuatu seperti apa adanya, tanpa berusaha mengidealisasi alam, memperbaiki ataupun menyempurnakannya. Bahkan cenderung menampilkan peristiwa-peristiwa kepahitan hidup, seperti kemelaratan, kejorokan dan lain-lainnya.

Dua Petani (R. Bonet)

Kakek Petarung

Pelukis realis, Belinsky, menunjukkan cara dengan: “Carilah objek kesenilukisan dari dunia sekelilingmu; jangan dibagus-baguskan; tangkap semua itu sebagaimana adanya” (Soegeng Toekio dkk, 1987:36). Sudarso mengatakan bahwa dalam menangkap realitas ini seperti apa adanya, tanpa ilusi, dan tanpa bumbu apa-apa (Sudarso, 1990:94).

3. IMPRESSIONISME
Impresionisme adalah suatu bentuk karya seni lukis yang menghadirkan kesan-kesan. Seniman-seniman impresionis hanya melukiskan cahaya yang dipantulkan ke mata, kabur, tanpa fokus atau hanya merupakan kesan suatu objek. Aliran ini timbul sebagai akibat ketidakpuasan terhadap cara-cara melukis seniman akademik (sebutan untuk seniman-seniman realisme cahaya dan bayangan) yang selalu melukis dalam studio.

Pesta (Renoir)

Seniman-seniman penganut aliran impresionis hanya berpendapat bahwa cahaya dan bayangan tidak selalu tetap, tetapi berubah-ubah sesuai dengan gerakan sumber cahaya (matahari), oleh karena itu mereka tidak mau melukis di dalam studio. Mereka lari ke jalan raya, ke ladang, tepi sungai dan sebagainya. Hasil yang perlu dicatat dari aliran ini ialah dilukiskannya hal-hal yang belum pernah dilukiskan oleh seniman-seniman akademik, misalnya mereka melukiskan kabut-kabut, hujan badai, fatamorgana, gerakan-gerakan satu objek dan lain-lain. Warna-warna yang dipakainyapun menjadi semakin cerah dibandingkan dengan warna yang digunakan seniman akademik yang semakin gelap.


4. ROMANTISME
Romantik, sebagai istilah sejarah kebudayaan Eropa meliputi masa kurang lebih tahun 1795-1840; merupakan reaksi terhadap rasionalisme dan klasisisme. Istilahnya bertalian dengan Romance atau roman. Abad XVII dan XVIII romantik artinya aneh, luar biasa, sebagai dalam roman (Van Hoeve, tt:1186).

Merapi (Basuki Abdullah)


Beberapa tanda romantik misalnya, perasaan didahulukan daripada pikiran; yang terasa oleh orang seorang lebih diutamakan dari realisme yang objektif; kaum romantik berpangkal pada fantasi (lamunan); mereka suka berhanyut-hanyut dalam dunia impian, suka melayang-layangkan pikirannya ke zaman lampau sambil berpaling dari keadaan yang nyata (Van Hoeve, tt:1186).

5. Ekspresionisme
Penganut paham ekspresionisme memiliki dalil bahwa “Art is an expression of human feeling” atau seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia. Aliran ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seseorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni. Perintis aliran ini Benedetto Croce (1866-1952) menyatakan bahwa seni adalah pengungkapan dari kesan-kesan ( art is expression of impresion ). Menurut Croce ekspresi sama dengan intuisi. Intuisi adalah pengetahuan intuitif yang diperoleh melalui pengkhayalan tentang hal-hal individual yang menghasilkan gambaran angan-angan ( images ) (The Liang Gie, 1976:75).


Aku Menghisap Pipa (Afandi)

Di depan Kelambu Terbuka (S. Sujoyono)

Ekspresionisme juga didefinisikan sebagai kebebasan distorsi bentuk dan warna untuk melahirkan emosi ataupun sensasi dari dalam yang biasanya dihubungkan dengan kekerasan atau tragedi. Ekspresionisme menjajagi jiwa dan menemukan ‘ Sturm und Drang' dan pancarannya keluar merupakan media yang baik untuk melukiskan emosinya kepada orang lain. Tokoh pelukis Ekspresionisme di Indonesia adalah Affandi (Soegeng Toekio, 1987:40).
Pengungkapan berwujud berbagai gambaran angan-angan misalnya images warna, garis, dan kata. Mengungkapkan bagi seseorang berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar.
Seorang tokoh lain dari aliran ini adalah Leo Tolstoy. Ia berpendapat: “Memunculkan dalam diri sendiri suatu perasaan yang seseorang telah mengalaminya dan setelah memunculkan itu kemudian dengan perantaraan pelbagai gerak, garis, warna, suara atau bentuk yang diungkapkan dalam kata-kata, memindahkan perasaan itu sehingga orang-orang lain mengalami perasaan yang sama, ini adalah kegiatan seni (The Liang Gie, 1976:76).

6. Surrealisme
Para seniman dari kelompok Surrealisme ini berusaha membebaskan diri dari kesadaran pikir, menghendaki kebebasan yang besar sebebas orang yang tengah mimpi dalam menciptakan karya-karyanya; sehingga karya-karya yang dihasilkannyapun nampak aneh dan asing penuh misteri. Teknik yang dipergunakan adalah teknik realistik, karenanya banyak pula orang yang menyebut karya semacam ini dengan istilah ‘Realisme dunia mimpi'. Tokoh-tokohnya antara lain adalah Salvador Dali, sedang di Indonesia dapat disebutkan misalnya Sudibio (Soegeng Toekio, 1987:41-42).
Sleep (Savador Dali)

Premonition of civil war (Salvador Dali)

Evolusi

• Fauvisme, memilik arti ‘binatang jalang'. Fauvisme adalah suatu reaksi terhadap metodisme yang lamban dan tidak tepat dalam neo impresionisme Seurat dan Signac. Fauvisme ini tidak berumur panjang namun andilnya sebagai unsur pembebas dalam seni amat besar dan menentukan. Ciri-ciri Fauvisme adalah pada “ketepatan bukan selalu merupakan kebenaran”. Tokoh-tokohnya antara lain adalah Delacroix, David, dan di Indonesia adalah Raden Saleh.

• Kubisme sebagai suatu aliran dalam seni lukis Kubis mempergunakan shape-shape geometri (segi tiga, kubus, dan lain-lain) dalam karya-karyanya, walaupun sebenarnya yang digambarkan adalah figur manusia, binatang, ataupun tumbuh-tumbuhan. Artinya, oleh seniman figur-figur tersebut dipecah-pecah menjadi susunan bentuk-bentuk geometris. Teknik yang digunakan adalah kolase yaitu dengan menempel potongan kertas surat kabar, gambar-gambar poster dan lain-lain. Dilihat secara keseluruhan karya-karya seperti ini mempunyai kesan monumental, statis, kaku dalam keseluruhan komposisinya. Karya-karya kubisme dapat dilihat pada karya Pablo Picasso, yang juga terkenal sebagai Bapak Kubisme dan George Braque.








• Futurisme merupakan aliran yang muncul di Itali tahun 1909 yang mendobrak faham kubisme yang dipandang statis dalam hal komposisi, garis, warna, serta ritmenya). Penganut aliran ini menganggap bahwa kesenian masa lalu telah mati. Futurisme adalah seni untuk masa datang, yang menguasai masa depan. Futurisme mengabdikan diri pada gerak dan memiliki semboyan “Keindahan dalam artinya yang baru adalah bila mobil meluncur bagaikan peluru”. Seekor anjing yang sedang berlari dilukiskan tidak hanya berkaki empat tetapi berkaki banyak.

• Dadaisme sering disebut sebagai aliran yang anti seni (anti dalil dan pengertian seni yang ada), anti perasaan, bahkan cenderung menonjolkan kekerasan serta kejorokan. Hal ini sebenarnya lebih terdorong oleh adanya sikap sinis terhadap segala akibat Perang Dunia I. Karya-karyanya serba aneh seperti halnya menkopi lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci tetapi ditambah kumis. Pispot dari tempat sampah diangkat sebagi karya dan diberi judul untuk dipamerkan.

• Abstraksionisme merupakan aliran dalam seni rupa yang mengungkapkan sesuatu kenyataan yang ada dalam dunia batin seseorang. Karya yang muncul biasanya akan berbeda dengan dunia luar yang nyata; Jadi karya seperti ini bersifat individual/pribadi.



• Optical Art (Op Art) adalah salah satu seni nonobjektif atau nonfiguratif jadi termasuk dalam kelompok seni abstrak. Bentuk susunan shape-shape dengan warna-warna yang cerah diatur sedemikian rapinya, rumit dan berulang-ulang (repetisi). Kita akan tertipu dengan adanya ilusi/kesan gerak, ruang yang seakan-akan berada di ‘dalam' tetapi pada sisi lainnya tampil seolah-olah keluar ruang. Contoh

• Populair Art ( Pop Art ) adalah suatu aliran yang menggunakan benda-benda yang dapat ditemui di sekitar kehidupan kita sebagai objek seninya. Dengan Pop Art ini orang dapat dengan begitu saja mengambil kaleng bekas minuman coca-cola, atau sepiring nasi untuk sarapan, sedikit lebih diatur kemudian dipamerkan sebagai karya patung. Mungkin juga menggunting perangko, gambar bintang film, reklame kemudian disusun diberi pigura dan dipamerkan sebagai karya lukis. Aliran ini muncul pada saat orang telah menjadi bosan dengan seni non objektif/non figuratif. Para seniman Pop Arti ini berusaha kembali mengingatkan orang kepada lingkungan yang telah sekian lama terlupakan melalui karya-karyanya.


RANGKUMAN
Aliran Naturalisme dalam filsafat erat hubungannya dengan realisme bahkan semua penganut naturalisme adalah juga penganut realisme, namun tidak semua penganut realisme adalah penganut naturalisme. Penganut naturalisme berpendapat bahwa satu-satunya dunia yang dapat dipercaya secara empiris ialah dunia eksitensi yang bersifat alami. Makna naturalisme secara khusus ada dua hal yaitu (1) hasil berlakunya hukum alam secara fisik. Misalnya, gerhana matahari merupakan gejala alami/ terjadi karena akibat hukum gerakan benda angkasa. (2) terjadi menurut kodrat dan wataknya sendiri. Misalnya, orang mengatakan: “Secara alami, wajar jika ia berbuat demikian”. Jadi perbuatannya itu sesuai dengan kodrat atau wataknya sendiri
Kesimpulan :

Naturalisme adalah aliran dalam seni rupa yang melukiskan sesuatu sesuai dengan apa yang ada di alam dengan semirip-miripnya.
Naturalisme lebih menekankan pada teknik agar dalam melukiskan obyek lebih persis seperti aslinya.

Realisme adalah suatu aliran yang mempunyai kecenderungan melukiskan segala sesuatu seperti apa adanya, tanpa berusaha mengidealisasi alam, memperbaiki ataupun menyempurnakannya. Bahkan cenderung menampilkan peristiwa-peristiwa kepahitan hidup, seperti kemelaratan, kejorokan dan lain-lainnya.

Kesimpulan :

Realisme adalah aliran dalam seni rupa yang melukiskan sesuatu apa adanya tanpa mengurangi dan menambah.
Realisme lebih menekankan pada tema kehidupan sehari-hari yang wajar.
Impresionisme adalah suatu bentuk karya seni lukis yang menghadirkan kesan-kesan. Seniman-seniman impresionis hanya melukiskan cahaya yang dipantulkan ke mata, kabur, tanpa fokus atau hanya merupakan kesan suatu objek. Aliran ini timbul sebagai akibat ketidakpuasan terhadap cara-cara melukis seniman akademik (sebutan untuk seniman-seniman realisme cahaya dan bayangan) yang selalu melukis dalam studio.

Aliran Romantik memiliki beberapa tanda misalnya, perasaan didahulukan daripada pikiran; yang terasa oleh orang seorang lebih diutamakan dari realisme yang objektif; kaum romantik berpangkal pada fantasi (lamunan); mereka suka berhanyut-hanyut dalam dunia impian, suka melayang-layangkan pikirannya ke zaman lampau sambil berpaling dari keadaan yang nyata.

Para seniman dari aliran Surrealisme berusaha membebaskan diri dari kesadaran pikir, menghendaki kebebasan yang besar sebebas orang yang tengah mimpi dalam menciptakan karya-karyanya; sehingga karya-karya yang dihasilkannyapun nampak aneh dan asing penuh misteri. Teknik yang dipergunakan adalah teknik realistik, karenanya banyak pula orang yang menyebut karya semacam ini dengan istilah ‘Realisme dunia mimpi'. Tokoh-tokohnya antara lain adalah Salvador Dali, sedang di Indonesia dapat disebutkan misalnya Sudibio.

07 April 2009

Soal Seni Budaya klas 9

Soal Seni Budaya klas 9 semester genap yang terbaru masih dalam persiapan posting.
Soal untuk semster ganjil bisa dilihat pada arsip bulan Desember 2008.
Semoga sukses!!

02 April 2009




Jabal Rahmah, Yang Tetap Kokoh oleh Tsunami Kecil Situ Gintung


Tuesday, 31 March 2009 07:51
Tatkala semua rumah hanyut terseret air bah dalam musibah jebolnya Situ Gintung, Masjid Jabal Rahmah tetap berdiri kokoh

Hidayatullah.com--Air mengalir deras akibat jebolnya tanggul Situ Gintung, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (27/3) Subuh. Banjir bandang itu membuat ratusan rumah hanyut dan terhempas, termasuk sekitar 100 jiwa tewas akibat terbawa aliran air dengan kecepatan 600 kilometer perjam.
Akibat jebolnya tanggul tersebut, kawasan Situ Gintung seperti Tangerang Selatan dan sebagian wilayah Jakarta Selatan, porakporanda.
Namun ditengah terpaan air itu, tampak di tengah permukiman warga berdiri kokoh sebuah masjid yang dibangun setahun silam. Padahal masjid bernama Jabal Rahmah itu juga ikut terkena hantaman air bah dari Situ Gintung.
Bangunan megah dengan cat warna kuning telur beratapkan seng dari hasil swadaya masyarakat setempat itu tak ambruk. Meskipun beberapa dinding, pinggiran lantai masjid pecah; namun bangunan masjid yang tak jauh dari tanggul Situ Gintung itu, masih berdiri kokoh.
Semua peralatan masjid hanyut terbawa air. Lantai masjid tertutup oleh lumpur, kata Husin, seorang warga di sana.
Menurut Husin, Masjid Jabal Rahmah dengan luas 150 M2 merupakan kebanggaan warga Muslim yang bermukim di kawasan Situ Gintung. Banyak kegiatan ke-Islama-an diadakan di masjid tersebut. Bahkan kegiatan remaja-remaja di kawasan Situ Gintung hampir setiap minggu diselenggarakan dengan mendatangkan seorang penceramah.
Kemarin, warga sekitar Situ Gintung ikut serta membersihkan masjid yang sejak peristiwa itu terjadi, sebagian tertutup oleh lumpur. Tim SAR ikut pula membantu dengan melakukan pembersihan tembok-tembok masjid.
Air bah yang datang itu, setelah masjid itu mengumandangkan adzan Subuh. Setelah adzan Subuh usai, baru air itu tumpah ruah ke permukiman warga termasuk menghantam Masjid Jabal Rahmah, tutur Arif Sugiono, seorang Pengurus Remaja Masjid Jabal Rahmah kepada Pelita, kemarin.
Anehnya, katanya, masjid itu tak mengalami kerusakan berarti. Tiang-tiang penyanggah masjid masih kokoh berdiri menopang sosok bangunan masjid itu. Ini adalah mukzijat dari Allah SWT, paparnya.
Sejak keberadaan masjid itu, paparnya, hampir setiap malam atau malam Jumat diadakan pengajian bersama untuk memperkokoh silaturahmi antar-warga. Anak remaja atau anak muda di kawasan Situ Gintung kerap memanfaatkan masjid itu sebagai ajang persabahatan dengan kegiatan mengaji.
Apalagi bila memasuki bulan Ramadhan, suasana setiap malam pasti semarak oleh berbagai kegiatan pengajian dan ceramah setengah jam, lalu diteruskan ke waktu sahur.
Bahkan ketika suara adzan masjid menggema pada saat Subuh, kata Nurhafid, seorang tokoh masyarakat di sana; bagai mendengar sebuah nyanyian kemudian membangunkan warga untuk bersiap melakukan sholat Subuh dan beraktifitas lainnya.
Tetapi gema adzan dari Masjid Jabal Rahmah itu untuk sementara terhenti. Menurut rencana masjid itu akan diperbaiki dengan meminta bantuan dari pemerintah daerah dan pusat. Namun meskipun kondisi Masjid Jabal Rahmah itu kotor, tapi warga Situ Gintung masih menggantungkan harapannya untuk bisa menunaikan ibadah di masjid itu.
Masjid Aceh
Sebelum ini, saat badai tsunami menghantam Aceh, kasus serupa juga terjadi. Di saat ribuan orang dan rumah diseret ombak, beberapa masjid nampak tegar berdiri. Masjid Al-Hidayah, di pinggir jalan Meulaboh-Banda Aceh terlihat tegar. Gempa 8,9 skala richter dan kedahsyatan tsunami tak mampu menggeser bangunan tersebut. Bahkan saat tsunami, rumah Allah ini menjadi tempat berlindung sekitar 300 warga.
Selain itu ada juga Masjid Al-Ikhlas, Kampung Lang Kruet, Lhok Nga. Juga masjid Baiturrahim di Ulee Lheue, Banda Aceh, Masjid Baiturrahman dan masjid Ba'abul Jannah di Ujung Karang, Meulaboh.
Yang lebih fantastis adalah bangunan masjid Rahmatullah yang berada Kampung Lhoknga, Kecamatan Aceh Besar. Masjid dengan tiga kubah yang didirikan pada 12 September 1997 itu, ternyata mampu bertahan meski sudah digelontor amukan gelombang tsunami yang sungguh dahsyat. Karena letaknya di tengah lembah dan dikala seluruh bangunan yang ada disekitarnya rebah, masjid bercat putih ini bila dipandang dari kejauhan tampak mengapung ke udara. [plt/cha/
www.hidayatullah.com]

29 Maret 2009

Ada Apa Dalam Diri Wanita




"Ketika wanita diciptakan, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa.
Diciptakan bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun,

harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan."

"Diberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak


dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya."
"Diberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar

ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya

dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh."
bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya."

"Diberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya
dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya

"Diberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang

takkan pernah menyakiti isterinya,

tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya

untuk berada disisi suaminya tanpa ragu."

"Dan akhirnya, diberinya air mata untuk diteteskan.

Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."


"Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.


Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya,
karena itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada."



Kirimkan bingkisan ini kepada setiap wanita yg anda kenali....

Anda akan menambah harga diri ciptaan Indah, wanita! karena...

Setiap Wanita itu Cantik....



(Bingkisan dari seorang sahabat)

21 Maret 2009

Bersalah


Gaulislam.com. Ada dua hal yang menurut kebanyakan orang termasuk hal yang tidak menyenangkan; pertama berbuat salah dan kedua mengaku salah. Keduanya terasa tidak enak di hati terutama karena berurusan dengan pihak di luar kita, yakni orang lain. Ambil contoh, pelajar yang NEM-nya yang tidak memuaskan pastinya menjadi tidak enak hati karena akan mendapat teguran dari guru atau orang tua. Belum lagi orang tua menjadi curiga; jangan-jangan selama ini di sekolah tidak pernah serius belajar.
Menabrakkan motor pinjaman ke mobil orang lain, pastinya bukan perkara yang menyenangkan. Secara materi, sudahlah harus mempertanggungjawabkan kerusakan motor pinjaman pada teman kita, termasuk membawanya ke bengkel, juga harus memperbaiki mobil yang kita tabrak. Secara mental, kita merasa malu luar biasa pada teman yang sudah mempercayakan motor pada diri kita, dan pastinya pudar sudah kepercayaan teman pada kita. Bukan tidak mungkin bila suatu saat kita akan meminjam mobil miliknya, langsung ditolak mentah-mentah. Motor saja tabrakan, apalagi mobil, pikir kawan kita.
Kawan, tidak ada yang menyenangkan bila kita berbuat salah. Kesalahan itu terkadang menjadikan batin tersika, malah terkadang memberikan penderitaan secara lahir. Dahulu di Jepang, bila seseorang merasa malu atau bersalah, ia akan mengambil tindakan harakiri, bunuh diri. Sampai sekarang tradisi itu dilestarikan sebagian orang di Jepang, terutama para pejabat publik.
Tapi haruskah rasa bersalah membuat kita tersiksa setiap saat? Malu bertemu orang lain - apalagi yang menjadi korban kesalahan kita –, putus asa, apalagi sampai tergeletak sakit? Jawabannya tentu tidak. No body’s perfect! Tidak ada manusia yang sempurna. Sadarilah bahwa diri kita adalah manusia biasa yang terbuat dari darah dan daging. Mahluk yang punya potensi untuk berbuat kesalahan, sebagaimana juga punya potensi untuk berbuat kebaikan. Sekuat apapun tenaga yang kita kerahkan untuk menghindarkan diri dari kesalahan, tetap saja akan ada kesalahan yang melekat. Disengaja ataupun tidak, diketahui atau tidak oleh diri kita, tetap saja kesalahan menguntit diri. Rasulullah saw. bersabda: “Setiap anak Adam berbuat salah, tetapi sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertaubat.”
Taubat. Itulah yang diminta oleh Allah Swt. kepada siapa saja yang berbuat salah. Meskipun manusia adalah mahluk yang selalu berbuat salah, sebesar apapun, Allah tetap Zat yang Maha Pengampun, yang ampunanNya akan mengalahkan dosa-dosa manusia. Firman Allah Swt.: “Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan,”(TQS. Asy Syuraa [42]:25).
Ingat juga, bukankah Allah Swt. mengajarkan kita satu doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap saat;
“…Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”(TQS. Al Baqarah [2]:286).
Maka, don’t sweat a small thing! Jangan terlalu ambil pusing dengan masalah-masalah kecil. Berbuat salah itu manusiawi. Siapa sih yang tidak pernah berbuat salah. Belajarlah dari kesalahan yang pernah kita buat, jangan meratapinya hingga hanyut di dalamnya. Menghakimi diri seorang tidak ada manusia yang pernah berbuat salah sebesar itu selain kita.
Sobat, manusia yang baik, bukanlah mereka yang tidak pernah berbuat salah, tapi adalah mereka belajar dari kesalahan. Setiap kita berbuat salah berpikirlah, kenapa saya berbuat salah, dan apa yang harus saya lakukan selanjutnya. Insya Allah akan banyak pelajaran berharga yang kita peroleh. Boleh percaya, boleh tidak brownies - kue coklat yang yummi rasanya - ternyata lahir dari kesalahan seorang koki. Hasilnya kue itu malah disuka banyak orang di seluruh dunia. Bila ulangan kimia mendapat lima, tidak artinya bila sekedar ditangisi, tapi pelajari kesalahan kita untuk tidak terulang pada masa mendatang.
Namun kawan, jangan pernah anggap kecil kesalahan apapun, walau sekedar berkata kasar pada seorang kawan, melihat aurat orang lain, atau mengabaikan janji. Seluruhnya adalah dosa di sisi Allah. Segeralah perbaiki. Tapi juga jangan cengeng ketika itu terjadi pada diri kita. Seolah tidak ada pintu taubat dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Jangan menghukumi diri sendiri, biarlah Allah yang menentukan balasan atas kesalahan kita. Yang dapat kita lakukan adalah beristighfar, meminta ampun atas perbuatan salah yang kita lakukan. Dan Allah adalah Zat yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
ooOoo
Nomor dua yang tidak menyenangkan untuk dikerjakan banyak orang adalah meminta maaf. Ada kesan yang ‘menyesatkan’, bahwa minta maaf itu berarti kita menjadi hina, rendah bak pengemis. Maka minta maaf jadi hal yang dihindari banyak orang yang tidak berjiwa besar.
Ada dua cara yang dikerjakan orang untuk menghindari minta maaf; mencari-cari alasan untuk menyalahkan orang lain, dan atau berdiam diri dengan harapan orang lain segera lupa. Ketika motor kita menabrak mobil, segera saja pasang wajah galak dan sebelum si pemilik mobil marah, maka kita duluan yang marah, “Bapak ini bagaimana sih, sudah tahu saya lagi belajar naik motor nyimpen mobilnya sembarangan!” Atau kalau perlu sebut pangkat Bapak kita di dinas kemiliteran atau kejaksaan, niscaya orang itu ngeper.
Begitupula supaya pemilik motor tidak marah, dan kita tidak perlu minta maaf padanya, maka segera kita dahului dengan ucapan, “Wah motornya tabrakan nih. Untung aja saya sempat menghindar jadi rusaknya nggak parah. Kamu juga salah sih, udah tahu saya belum trampil naik motor, kamu kasih pinjam juga. Sekarang kamu harus ikhlas, ini kan musibah yang tidak bisa dihindari!” Dalam ilmu kejiwaan yang seperti ini disebut argumentum ad homentum, mencari alasan untuk menyalahkan orang lain, sehingga dirinya terhindar dari kesalahan.
Masihkah kita layak disebut seorang mukmin sejati dengan sikap seperti demikian? Kawan, zaman sekarang ini bukan saja orang yang berani karena benar, tapi yang salah pun berani, bahkan lebih berani daripada mereka yang benar. Para pencopet yang tertangkap basah oleh korbannya, dengan gagah segera balik menuduh, “Jangan sembarangan nuduh saya copet! Kamu kali yang copet!” Karena kebanyakan korbannya adalah orang baik-baik dan tidak siap dengan perlakuan seperti itu, tidak sedikit yang jadi terdiam.
Ketika kita dipersalahkan, kita bukannya mengoreksi diri untuk kemudian meminta maaf, kita malah sibuk berapologi, mencari alasan untuk balas menyalahkan orang lain. Mari belajar untuk bersikap dewasa dengan menjadi gagah untuk mengakui kesalahan kita. Dengan mengaku salah dan meminta maaf belum tentu orang lain akan marah apalagi menghinakan kita, yang sudah pasti Allah memuliakan kita. Tapi dengan berapologi, justru akan menurunkan kewibawaan kita dan mengundang antipati. Menunjukkan bahwa kita tidak berjiwa besar.
Cara kedua untuk tidak meminta maaf adalah menganggap bahwa kita tidak pernah berbuat kesalahan. Biarkan saja, toh orang lain tidak tahu, pun seandainya mengetahui mereka juga akan segera lupa. Bacalah koran, tidak sedikit orang menjadi korban tabrak lari. Entah siapa yang menabraknya, mereka juga tidak peduli siapa yang mereka tabrak; tewas atau selamat. Anggap saja tidak pernah terjadi apa-apa. Ini juga contoh perilaku orang yang tidak bertanggung jawab. Mereka menyangka bahwa tidak akan ada yang tahu dan menuntut kesalahan yang mereka lakukan. Padahal Allah Maha Mengetahui.
“Dan tinggalkanlah dosa yang nampak dan yang tersembunyi. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa, kelak akan diberi pembalasan (pada hari kiamat), disebabkan apa yang mereka telah kerjakan.”(TQS. Al An’am[6]:120).
Semoga kita terlindung dari perilaku demikian karena bukan bagian dari perilaku seorang mukmin sejati. [januar]
[pernah dimuat di Majalah PERMATA, edisi Agustus 2002]

18 Maret 2009

Bazar






Bersama Mbak Ana di Stand bazar




Pameran Bazar SMP Negeri 1 Tumpang di MATOS
Lomba Bazar di Matos yang diikuti oleh anak-anak SMP Satu hari selasa, 17 Maret 2009 kemaren cukup memeras ide. Posisiku sebagai pengawal anak-anak dalam mendesain stan mesti berfikir mencari ide yang cocok soalnya tempatnya di pusat perbelanjaan Malang yang cukup mewah. Hasilnya, ketika mengamati ide-ide dan rancangan dari peserta lain biasa saja bahkan ada yang terkesan asal-asalan tanpa perencanaan yang jelas. Meskipun untuk penampilan tidak masuk juara tapi aku dapat banyak pengalaman dalam kegiatan ini, maklum menilai karya seni tidak terlepas dari subyektifitas penilainya, serta pertimbangan-pertimbangan promosi serta unsure keuntungan Yamaha sebagai pihak penyelenggara. Ada unsur pemerataan juara dalam event tersebut.
Penampilan SMP satu Tumpang sangat Oke meskipun bersaing dengan SMP kota Malang. Aku yang didukung oleh tim yang solid tidak kesulitan untuk menyelesaikan proyek ini meskipun property yang digunakan banyak dan ndadak bikin. Puas rasanya, moga-moga ada kesempatan lagi!







Mempersiapkan menu




Siap membidik sasaran ke pengunjung Mall






Membuat kenang-kenangan bersama anak-anak






Mempresentasikan produk di depan pengunjung






Para suporter yang ikut meramaikan pameran







31 Januari 2009

Gambar Dekoratif





Karya Dekoratif Siswa Klas 9 tahun 2008
SMPN 1 Tumpang Malang


M. Ali Mabruri 9D (2008)
Amelia Ananda 9C (2008)



Ifan Nur Yahya 9G (2008)




Aditya Awaludin (2008)




Evi Mutahara 9B (2008)


Yanuar Dwi 9F (2008)


Nurfitriani 9G (2008)




Endang Yulaika 9B (2008)

19 Januari 2009

AKSI EDISI 6 SIAP DILUNCURKAN


AKSI EDISI 6 SIAP DILUNCURKAN
Aksi edisi 6 yang sudah ditunggu-tunggu, akhir bulan januari 2009 ini siap sampai di tangan para pembacanya. Desainnya, ketika berita ini ditulis sudah sampai di tangan percetaan, diperkirakan sepuluh hari lagi majalah siap dibaca oleh pembacanya di SMP 1 Tumpang.
Majalah yang sudah masuk edisi ke 6 ini mengalami keterlambatan yang hampir-hampir tidak bias terbit. Masalahnya masih tetap yaitu koordinasi dan tidak cekatannya beberapa awak redaksi yang tidak tanggap dengan permasalahan penerbitan. Harusnya untuk menggarap proyek seperti ini betul-betul dapat mengontrol waktu dan target ditambah fasilitas yang kurang memadahi dan suasana kerja yang kurang “kondusif”.
Alhamdulillah akhirnya selesai juga, dengan tampilan yang lebih cantik dan fresh di bagian grafis yang merupakan tulang punggung dalam penyelesaian majalah ini. Sebagai desainer grafis EKSIS berusaha tetap konsisten melahirkan ide-ide baru yang selalu segar sebagai target utamanya dalam setiap penampilannya.
Mohon dukungan kepada para pembaca untuk selalu memberikan kritik dan saran serta membantu memberikan ide-ide yang segar agar edisi berikutnya lebih baik. Kritikan, saran, masukan tetap kami tunggu untuk kemajuan terutama dalam tampilan supaya lebih cantik.